2008/12/12

menghitung yuk,,,

Di sebuah gedung berlantai 30, seorang bapak-bapak memasuki lift dan menekan tombol 4. Ketika sampai di lantai 4 pintu lift pun terbuka tapi bapak itu belum keluar dan malah menekan tombol 6. Lift pun berjalan lagi sampai di lantai 6. Tapi bapak-bapaknya blom keluar. Akhirnya karena pusing melihat tingkah bapak itu maka seorang anak muda yang bersamanya sejak awal pun bertanya, "Pak, sebenarnya bapak mau ke lantai berapa?", dengan enteng bapak itu menjawab, "mau ke lantai 24 nak". @#$%^&*()_+,,, ini akibat kebiasaan menggunakan kalkulator. Tombol lift pun disangka penggunaannya seperti kalkulator.

Belajar matematika, ini adalah salah satu hal menakutkan yang menjadi jawaban orang-orang dewasa seperti kita pada umumnya. Ketika melihat aksi lintang laskar pelangi menjawab soal matematika dengan cepat membuat kita gemas terheran-heran sekaligus terkagum-kagum. Bahkan anak-anak jadi ikut-ikutan aksi pejam mata kalo mau jawab soal matematika. Benar-benar hebat yah,,, padahal waktu itu belum kenal sempoa, jarimatika, sakamoto method dan lain-lain. Sebuah keajaiban jika ini terjadi pada anak-anak kita. Kreatifitas seperti itu yang kita inginkan untuk mereka.

Faktanya di jaman dengan segala fasilitas alat-alat elektronik yang ada seperti kalkulator, hand phone sampai komputer membuat pekerjaan menghitung dengan cepat menjadi lebih mudah. Jadi bagaimana kita bisa menumbuhkan kreatifitas anak menjadi tantangan para orang tua dan para pendidik. Bagaimana menunjukkan pada anak bahwa belajar matematika adalah hal yang menyenangkan dan bukan momok yang menakutkan.

Salah satu catatan dari beberapa kiat-kiat meningkatkan kreatifitas yang diberikan oleh k'Iqe (coach of math in JILC) dalam workshop speedmath - scara kita semua lebih banyak ngandalin kemampuan jadi tutor otodidak- sebelum jadi tutor yang baik coba deh belajar buat diri sendiri. Lebih banyak latihan mengerjakan soal-soal akan membantu otak lebih mudah memahami beberapa masalah yang sebenarnya sangat sederhana. Seni dari belajar matematika adalah ketika menemukan formulanya seolah habis ditraktir (soalnya kalo makan pake duit sendiri ntar blakangan baru nyesel duitnya abis,,, he99x

Buat yang tertarik mencoba permainan matematika bisa link ke speedmath. Ingatlah selalu ibarat anak panah, kemana arahnya ada di tangan anda.

"Apa yang di sampaikan dari hati akan sampai ke hati..."

1 comment:

  1. Pak.. tolong di minum vidoran smartnya. biar tambah pinter.
    klo ga minum baygon aja biar cpet.....

    MATI.... :D

    ReplyDelete